Blogroll

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Minggu, 14 Mei 2017

Macam Bahan Kimia dalam Makanan yang Berbahaya Jika Dikonsumsi Secara Berlebihan


Macam Bahan Kimia dalam Makanan yang Berbahaya Jika Dikonsumsi Secara Berlebihan

Bahan kimia dalam makanan memang sangat sulit sekali untuk dihindari pemakaiannya. Kebanyakan orang sudah terbiasa menggunakan berbagai macam bahan kimia untuk menambah rasa maupun memberikan warna yang menarik pada makanan. Padahal penggunaan bahan-bahan kimia tersebut sangatlah berbahaya. meskipun memang bahan kimia yang digunakan memang benar-benar dibuat untuk makanan, namun tetap saja dapat memberikan efek samping yang sangat berbahaya di dalam tubuh kita. Sudah banyak sekali penelitian yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak buruk yang dapat kita rasakan dengan mengkonsumsi beberapa macam bahan kimia secara terus menerus. Di dalam artikel ini, kami akan memberikan informasi mengenai bahan kimia apa saja dan juga dampak buruk yang muncul akibat mengkonsumsi beberapa bahan kimia tersebut. Kami harapkan setelah mengetahui bahayanya, anda semua bisa mulai mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia di dalam makanan.
3 Macam Bahan Kimia dalam Makanan dan Bahayanya
Berikut ini adalah ketiga macam jenis bahan kimia dalam makanan yang sering sekali digunakan dan juga dampak buruk yang dapat ditimbulkan jika mengkonsumsi secara berlebihan.
  • Sakarin
Kebanyakan orang mengenal saccharin atau pemanis buatan dengan sebutan sakarin. Sakarin adalah bahan kimia untuk makanan yang berbentuk bubuk kristal berwarna putih dan tidak berbau. Sakarin sangat sering digunakan sebagai pengganti gula karena memang bahan kimia ini memiliki rasa yang jauh lebih manis daripada gula asli. Namun, anda harus berhati-hati dalam mengkonsumsi bahan kimia ini karena mengkonsumsi sakarin dalam jumlah yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan munculnya kanker di bagian kandung kemih.
  • Siklamat
Cyclamate atau sering dikenal dengan nama siklamat merupakan bahan kimia dalam makanan yang fungsi dan bentuknya hampir sama dengan sakarin. Perbedaan sakarin dan siklamat adalah siklamat akan memberikan rasa pahit atau getir jika digunakan melebihi 0,5% dari kadar larutan. Selain itu, siklamat juga tidak semanis sakarin. Mengkonsumsi siklamat secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama dapat merusak sel-sel dalam tubuh. Beberapa Negara di Eropa dan Amerika Serikat sudah melarang penggunaan bahan kimia ini. Sedangkan Inggris sudah tidak memperbolehkan penggunaan siklamat sebagai campuran di dalam makanan.
  • Monosodium Glutamat
MSG atau sering sekali disebut dengan vetsin merupakan bumbu masakan yang selalu dibubuhkan kedalam berbagai macam makanan. Memang benar bahwa makanan yang sudah dibubuhi dengan vetsin akan terasa jauh lebih sedap dan nikmat, namun ternyata, vetsin atau MSG dapat menimbulkan banyak sekali gangguan kesehatan jika digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu panjang. Penggunaan vetsin dapat mengakibatkan munculnya masalah kanker hati, kanker kolon, kanker ginjal, kanker otak, dan dapat merusak berbagai jaringan penting yang ada di dalam tubuh kita.
Melihat dari begitu banyak dampak buruk yang bisa ditimbulkan dari penggunaan bahan-bahan kimia di dalam makanan, maka kami sangat menganjurkan anda untuk mulai menggunakan berbagai macam penyedap rasa alami sebagai pengganti bahan kimia dalam makanan.



Alan. Sebastian
    

0 komentar :

Posting Komentar